Berita DPD di Media

Beranda

ยป

Berita DPD di Media

Taman Ayun Barong Festival Digelar Kembali, AA Gde Agung Berharap Masuk Kalender Event di Bali

27 Agustus 2024 oleh bali

Taman Ayun Barong Festival kembali digelar di tahun ini, tepatnya pada Jumat (23/8) dan Sabtu (24/8/2024). Festival tahunan yang digelar di obyek wisata Taman Ayun Mengwi, Badung tersebut menjadi gelaran ke delapan sejak dimulai sekitar tahun 2016 silam. Penglingsir Ageng Puri Mengwi AA Gde Agung mengatakan, tujuan utama digelarnya tahun 2024 ini agar event ini bisa dikaitkan dengan kalender event di Bali. Sehingga event tersebut ke depannya bisa menjadi salah satu event budaya yang juga bisa menarik wisatawan berkunjung ke Bali. ”Tujuan utama saya yang sekarang, kita kaitkan dalam kalender event. September ini pengajuannya, harapan kami ini bisa masuk dalam kalender event. Sekarang sudah diurus dan sedang diproses," katanya ditemui di Puri Mengwi, Badung, pada Kamis (22/8/2024). Bukan tanpa alasan, Taman Ayun sebagai lokasi acara sendiri sudah masuk dalam warisan budaya dunia oleh UNESCO. Demikian pula Barong yang menjadi obyek penampilan dalam event tersebut. Sehingga jika dua hal tersebut dipadukan dalam satu event, harapannya bisa menarik minat penonton serta wisatawan. dia merinci, bahwa festival barong kali ini ditingkatkan kualitasnya. Hal itu karena dia juga ingin Puri bisa menjadi pusat budaya. Berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana pada gelaran kali ini, diadakan tarung bebas. Artinya jika tahun sebelumnya yang dilombakan hanya barong, kendang dan grup, maka tahun ini settingannya akan berbeda. ”Artinya penari bapang barong dengan tukang kendangnya tidak kenal satu sama lain. Bisa saja penarinya barong dari Singapadu dan pemain kendang dari Badung. Ini diundi di atas panggung terbuka. Artinya tukang kendang duduk di panggung sesuai nomor urutan. Nanti diputar undiannya. Misalnya tukang bapang barong yang pertama dari singapadu begitu diundi kendangnya bisa dia dapat nomor lain dari Badung," urainya. Menurutnya secara seni, ini tantangan luar biasa bagi para penampil. Selain itu untuk kategori super star, yang boleh terlibat hanya mereka yang pernah tiga kali juara satu dalam sebuah perlombaan. Untuk juri yang dihadirkan juga bukanlah sosok sembarangan. Salah satunya adalah sosok maestro seni dan budayawan Bali, Prof I Wayan Dibia. Dia pun berharap agar event ini juga bisa menjadi sarana generasi muda untuk melestarikan kesenian di Bali. (mar) Sumber: https://radarbali.jawapos.com/hiburan-budaya/705007202/taman-ayun-barong-festival-digelar-kembali-aa-gde-agung-berharap-masuk-kalender-event-di-bali

AA Gde Agung: Pemda Bisa Ajukan Formasi Guru Bahasa Daerah Jalur PPPK

26 Agustus 2024 oleh bali

Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Bali AA Gde Agung, membeberkan hasil rapat dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem A. Makarim, terkait berbagai isu strategis sesuai bidang Komite III DPD. Salah satu yang menjadi angin segar, bahwa Mendikbudristek sudah membuka pintu bagi pemerintah daerah (pemda) untuk mengusulkan formasi guru bahasa daerah, yang nantinya dites dalam seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Guru. Selain itu, Mendikbudristek juga telah menerbitkan bahan-bahan literasi berbahasa daerah. “Kami [Komite III] rapat dengan Pak Mendikbudristek 19 Agustus 2024. Membahas tentang progress RUU tentang Bahasa Daerah Nusantara dan isu kebudayaan lain. Yang muncul sebagai angin segar, salah satunya dibukanya formasi guru bahasa daerah,” beber AA Gde Agung, ditemui di Puri Ageng Mengwi, Kamis (22/8/2024). AA Gde Agung mendorong pemda, tingkat kabupaten/kota maupun provinsi untuk memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh Nadiem Makarim. “Yang jelas hasil rapat dengan kami, Pak Mendikburistek mengatakan seperti itu. Saya catat. Untuk selanjutnya, kan daerah bisa mencari info lebih dalam ke kementerian,” kata mantan Bupati Badung dua periode tersebut. Komite III DPD RI menyambut dengan hangat kebijakan Mendikbudristek untuk membuka formasi guru bahasa daerah jalur PPPK. Sebab, langkah ini sebagai wujud menjaga khasanah kekayaan budaya Nusantara yang diakui dalam undang-undang dasar. Jika guru bahasa daerah diperhatikan dengan baik, niscaya kekayaan bangsa Indonesia tetap lestari. Selama ini, realitas di lapangan, pelajaran bahasa daerah diampu oleh guru agama atau kesenian. Sehingga tidak maksimal dalam transfer knowledge bagi peserta didik. Sekalipun ada guru lulusan pendidikan bahasa daerah, mereka berstatus honorer dengan upah yang memprihatinkan. Menurut data yang ia terima, setidaknya 300 bahasa daerah di seluruh tanah air telah punah/terancam punah. Untuk itu, Komite III DPD RI sangat getol memperjuangankan RUU tentang Bahasa Daerah Nusantara menjadi undang-undang. Meski Presiden RI telah mengeluarkan Surat Presiden, mengutus beberapa menterinya untuk menindaklanjuti, namun Mendikbudristek mengatakan waktu yang tersedia tidak cukup seiring terjadinya transisi pemerintahan. “RUU tentang Bahasa Daerah Nusantara sudah masuk daftar Prolegnas di DPR. Daftar antriannya pun tidak panjang. Namun memang akan terjadi transisi pemerintahan baik eksekutif dan legislatif. Saya garis-bawahi RUU inisiatif kami itu bukan dibatalkan, tetapi masih menunggu waktu lebih lanjut,” terangnya. Ia pun mengatakan bahwa perjuangannya meng-goal-kan UU tentang bahasa daerah bukan semata untuk kepentingan Bali. Anggota DPD RI dari berbagai daerah sangat mendukung karena merupakan kepentingan nasional. Menanggapi wacana tersebut, akademisi dari Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali I Made Suarta, berharap, Kemendikbudristek segera merilis informasi resmi tentang formasi calon PPPK untuk guru bahasa daerah. Pihaknya mengaku sangat menunggu hal tersebut sejak lama. UPMI yang mengelola program studi pendidikan bahasa daerah merasa sangat berkepentingan, untuk mengakomodir lulusan dari jurusan itu. “Meski peminat prodi pendidikan bahasa daerah relatif minim, tapi kami tetap mempertahankannya. Apalagi pesan alm. Prof. Mantra agar prodi ini tidak ditutup meski mahasiswanya dua orang,” ungkapnya. Sumber: https://fajarbali.com/pemda-bisa-ajukan-formasi-guru-bahasa-daerah-jalur-pppk/

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2024

17 Agustus 2024 oleh bali

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2024 di Gedung Nusantara I Kompleks MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024) Lembaga DPD RI yang dipimpin LaNyalla selama 5 tahun terakhir, mendapat apresiasi dari Presiden RI Joko Widodo. Dalam pidatonya mengenai Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT Ke-79 RI, Presiden Jokowi sangat menghargai dukungan dan kerja sama seluruh Lembaga Negara dalam menopang lompatan kemajuan Indonesia. "Sangat mengapresiasi DPD RI yang terus mengawal kemandirian daerah otonom, menginisiasi inisiatif rancangan legislasi, melakukan pengawasan pelaksanaan UU dan Perda, serta memberi perhatian khusus terkait agraria dan ketahanan pangan," kata Jokowi. Usai Sidang Bersama, LaNyalla kembali mengikuti Penyampaian Nota Keuangan dan Pidato RAPBN 2025 oleh Presiden. Ketua DPD RI menerima salinan Nota Keuangan dan RAPBN dari Ketua DPR RI untuk kemudian menjadi tugas dan kewenangan DPD RI untuk memberikan pertimbangan. (*) Sumber: www.lanyallacenter.id

Diskusi soal Pilkada Serentak 2024, Senator Ngurah Ambara Sambangi KPU Denpasar

13 Agustus 2024 oleh bali

Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Gede Ngurah Ambara Putra, SH mengadakan pertemuan dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar (KPU Denpasar), Dewa Ayu Sekar Anggraeni, beserta jajaran. Pertemuan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2024. "Kunjungan ke KPU Kota Denpasar sejatinya ingin mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terkait proses dan persiapan Pilkada Serentak 2024 serta upaya pencegahan terhadap berbagai potensi masalah yang mungkin timbul," kata Gede Ngurah Ambara Putra usai pertemuan yang berlangsung di sekretriat KPU setempat pada Rabu, 31 Juli 2024. Dia menjelaskan, pertemuan itu sebagai upaya inventarisasi materi pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang menjadi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020. Dalam pertemuan dan silaturahmi tersebut, Senator Ngurah Ambara berdiskusi seraya menyampaikan juga beberapa pertanyaan yang mengemuka di masyarakat kepada KPU Kota Denpasar terkait dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Ngurah Ambara memberikan apresiasi terhadap Dewa Ayu Sekar Anggraeni yang terpilih sebagai Ketua KPU Kota Denpasar 2023-2028. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KPU Denpasar atas kesediaannya berbagi informasi dan berdiskusi. “Dan hal tersebut sangat kami hargai,” ucapnya. Seperti diketahui, KPU RI telah menerbitkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024. Aturan ini sangat penting mengingat tahapan pilkada sudah dimulai pada akhir bulan sejak bulan Januari. Nilai penting PKPU dalam pelaksanaan tahapan dapat dilihat pada 3 hal, yaitu pertama, merupakan perwujudan azas kepastian hukum bagi penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada); kedua menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan KPU Provinsi dan KPU/Kota dalam melakukan perencanaan dan penganggaran; dan ketiga menjadi dasar bagi KPU daerah untuk menyusun pedoman teknis tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan. Maksud dan tujuan reses oleh Anggota Komite I DPD RI Nomor Anggota BA-65 Gede Ngurah Ambara tersebut adalah untuk memperoleh masukan dari para pemangku kepentingan di daerah mengenai isu dan permasalahan terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024. (*) Sumber:https://www.posbali.net/politik/1424937192/diskusi-soal-pilkada-serentak-2024-senator-ngurah-ambara-sambangi-kpu-denpasar

Anggota DPD RI Dapil Bali Made Mangku Pastika Menerima Aspirasi Forum Komunikasi Das Pakerisan (FKDP) dengan Tema “Pengelolaan DAS Pakerisan; Program Aksi Peduli”.

12 Agustus 2024 oleh bali

Anggota DPD RI Dapil Bali Made Mangku Pastika menerima aspirasi Forum Komunikasi Das Pakerisan (FKDP) dengan tema “Pengelolaan DAS Pakerisan; Program Aksi Peduli” di Kantor DPD RI Provinsi Bali, beberapa waktu yang lalu. Oleh karena, kawasan DAS Pakerisan dari Bangli hingga Gianyar sebagai suatu kawasan cagar budaya yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, dan telah ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO. Salah satu warisan budaya yang dimanfaatkan sebagai obyek wisata adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) Pakerisan. Menurut catatan Stutterheim (1923-1930) dan Bernet Kempers daerah aliran sungai Pakerisan paling banyak ditemukan peninggalan purbakala. Sementara itu Dr. Diah mengatakan pada DAS (Daerah Aliran Sungai) Pakerisan ada vegetasi, air dan tanah. Dengan vegetasi ini, air bisa dikelola dengan baik. Untuk itu penting ditentukan vegetasi apa yang akan ditanam. Dengan vegetasi seperti pohon bambu bisa menampung air yang nantinya bisa dimanfaatkan subak untuk pertanian. Namun menurutnya, saat ini limbah banyak terbuang ke DAS. Fasilitas pariwisata juga banyak di lingkungan DAS. Selain limbah pertanian banyak masuk DAS, sampah plastik juga banyak dibuang ke sungai. Ini mengotori aliran sungai. Menurut Mangku Pastika meski secara makro, ekonomi Bali dikatakan tumbuh positif, angka kemiskinan rendah dan pengangguran menurun, namun masalah lingkungan masih menjadi ancaman. “Untungnya orang Bali masih sadar menjaga lingkungannya. Kita punya landasan Tri Hita Karana untuk menjaga dan menyayangi lingkungan,” ujar Mangku Pastika. Sumber: https://www.instagram.com/mademangkupastika.dpdri/p/C-Eg9oBSizm/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Senator Bambang Santoso: Negara Wajib Menata Kualitas Pemukiman Kumuh yang Ada di Daerah

09 Agustus 2024 oleh bali

Senator RI Bambang Santoso, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bali pada Selasa, 06 Agustus 2024. Menurut beliau ditengah arus urbanisasi yang kian cepat dan lapangan pekerjaan yang semakin susah, bagian yang sering terlupakan adalah faktor pendukung seperti pemukiman yang turut terkena imbas dan makin semrawut. Pemerintah wajib mengentasi permasalahan tersebut. "Sesuai amanat undang-undang, pemerintah memiliki kewajiban untuk menata kualitas kawasan permukiman kumuh yang ada di daerah.", ujar Bambang Santoso yang kerap disapa HBS tersebut. Meskipun dalam eksekusinya terjadi kendala yang cukup kompleks seperti penganggaran dan pembagian kewenangan. Namun, HBS masih berkeyakinan bahwa rasionalisasi tersebut tidak bisa sepenuhnya menjadi alasan untuk tidak melaksanakannya. "Masyarakat kian tidak menentu soal nasib mereka. Negara harus segera hadir untuk menyelesaikan masalah." ujar HBS. Pasalnya pemukiman kumuh tersebut dinilai seperti 'Bom Waktu', apabila tidak dikerjakan maka waktu yang akan menjawabnya. "Cepat atau lambat kasus ini akan menjadi 'Bom Waktu' yang cepat atau lambat akan meledak" Tutupnya. Reposted: https://www.kompasiana.com/fadil55671/66b322dcc925c476293adc02/senator-bambang-santoso-negara-wajib-menata-kualitas-pemukiman-kumuh-yang-ada-di-daerah

Sosialisasi tentang Narkoba dan Judi Online oleh Anggota DPD RI Bapak Gede Ngurah Ambara Putra

08 Agustus 2024 oleh bali

Senator RI Gede Ngurah Ambara Putra, SH mengunjungi SMA Negeri 6 Denpasar pada Rabu, 31 Juli 2024 untuk melakukan sosialisasi dan diskusi terkait UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. Pada kesempatan ini beliau mengajak seluruh warga sekolah baik itu siswa maupun guru agar menjauhi narkoba dan judi online karena memiliki dampak yang sangat buruk. Banyak siswa yang bertanya dan menyampaikan aspirasi pada acara ini. Dan di sesi terakhir diadakan foto Bersama. Sumber: https://sixsmadenpasar.sch.id/sosialisasi-tentang-narkoba-dan-judi-online-oleh-anggota-dpd-ri-bapak-gede-ngurah-ambara-putra/

Bapak AA Gde Agung Serap Aspirasi di Disdikpora Provinsi Bali

06 Agustus 2024 oleh bali

Anak Agung Gde Agung sebagai Anggota Komite III DPD RI yang membidangi Pendidikan dan Olahraga, melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali yang dipimpin oleh Sekdis Dikpora Provinsi Bali, I Made Sutarjana, S.Sos., MM, didampingi oleh Ka. UPTD BPTEKDIK, Luh Made Seriarningsih, S.Kom., MAP, Ka. UPTD BPTKK, Ni Komang Sriani, SE., MAP, Kasubag Umum dan Kepegawaian, Putu Bayu Putra Mahendra, S.STP., M.Si, Ketua Tim Pengembangan dan Pengelolaan Layanan Teknologi Pendidikan, Gusti Ngurah Kama Wijaya, ST., MSi, Ketua Tim Sarana dan Prasarana Bidang PK dan PLK, Made Vitri Apsari, S.STP, serta Ketua Tim Sarana dan Prasarana Bidang Pembinaan SMK, Gusti Agung Yana Setiawan, SE., MM. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kadis Dikpora Provinsi Bali pada Jumat, 02 Agustus 2024. Tujuan dari kunjungan kerja ini adalah untuk menyerap aspirasi dan mengawasi implementasi pelaksanaan Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional, khususnya terkait PPDB, serta Undang-Undang No 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan berkenaan dengan pelaksanaan PON 2024. Diskusi yang dilakukan mencakup penyerapan aspirasi mengenai PPDB 2024, persiapan pelaksanaan PON 2024, dan KIP (Kartu Indonesia Pintar) di Provinsi Bali. Sumber: https://www.instagram.com/p/C-R4pwwPe2W/?img_index=1

Membangun Bali Pemimpinnya Perlu Dingatkan Terus Menerus, Kuncinya Komunikasi dan Keterbukaan!

01 Agustus 2024 oleh bali

Dalam membangun Bali ke depan, tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai kalangan harus terus menerus mengingatkan pemimpinnya, sehingga tetap ingat dengan janji-janji mereka. “Sekarang saatnya mengingatkan calon-calon Bupati/Wali Kota dan calon Gubernur yang akan ikut dalam pilkada 2024, sehingga pembangunan Bali berada di jalan yang benar di kemudian hari,” kata Made Mangku Pastika yang berbicara dalam perayaan Ulang Tahun ke- 55 Dr. Gusti Kade Sutawa SE. MM, di Dexx Café Jalan Diponegoro Denpasar Rabu, 31 Juli 2024 siang. Dalam perayaan ulang tahun seorang praktisi pariwisata Bali itu, hadir ratusan tokoh masyarakat pariwisata, tokoh polilitik, pengamat dan budayawan termasuk sulinggih. Kelihatan dalam acara yang dikemas santai itu, Mangku sendiri yang dikenal sebagai mantan Gubernur Bali selama 10 tahun, dan kini menjadi anggota DPD, Ajik Krisna, Putu Wirata, Budayawan Putu Suasta, Made Arimbawa (tokoh politik), Pak Umar (mantan Ombusman Bali), Wayan Ngastawa (pengacara), Puspanegara (politik), dan ratusan tokoh pariwisata Bali. Hadir juga Made Nariana (wartawan senior dan Ketua Umum KONI Badung) dan sejumlah pensiunan pejabat. Made Mangku Pastika mengatakan, kini Bali dalam keadaan baik-baik saja. Ia membantah Bali dikatakan tidak dalam kondisi baik. Buktinya kemiskinan sudah menurun dan termasuk tererndah di Indonesia, Indek Prestasi Manusia (IPM) manusia Bali sangat baik. Juga pertumbuhan ekonomi Bali cukup tinggi dibandingkan daerah lain.“Kalau ada persoalan sampah, turis bertingkah, bunuh diri makin banyak dan kemacaten lalu lintas, perlu pemikiran tokoh-tokoh masyarakat. Perlu dicarikan solusinya bersama-sama. Saya kira CGT (cenik Gae To)” kata Mangku Pastika. Mangku mengatakan, kemacetan lalu lintas justru pertanda ekonomi Bali samakin berkembang. Menyangkut persoalan lain, perlu dilakukan komunikasi dan keterbukaan dalam membangun Bali.“Tokoh masyarakat inilah yang berekewajiban mengingatkan terus menerusm para pemimpinnya, sehingga tetap sadar dengan janji-janji politik mereka. Kalau mereka lupa, ingatkan lag” kata Mangku berulang kali. Sebelumnya Ajik Krisna yang dikenal sebagai pemilik banyak usaha dan pasar oleh-oleh Bali itu mengatakan, ia akan berusaha ikut membangun Bali sesuai dengan Bali yang sesungguhnya. Ia mengajak masyarakat mecintai Bali, mecintai dan menjaga lingkungan Bali dan membangun manusia Bali.“Saya lebih baik mengorbankan pembangunan rumah dari pada menebang pohon. Itu bukti mencintai lingkungan,” kata Ajik Krisna yang kini semakin banyak memiliki berbagai bidang usaha. Perayaan ulang tahun ke 55 Dr. Gusti Kade Sutawa yang meriah itu ditandai dengan pemotongan tumpeng. “Saya sangat berterima kasih, banyak sahabat saya datang, termasuk ratusan para tokoh Bali,” kata Gusti Kade Sutawa yang jebolan Doktor Unud dan kini memimpin Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali. Gus Dek, panggilannya juga menjadi pembina di 15 organisasi sosial di Bali. Sumber: https://www.posbali.net/denpasar/1424926907/membangun-bali-pemimpinnya-perlu-dingatkan-terus-menerus-kuncinya-komunikasi-dan-keterbukaan

Senator Ngurah Ambara Terima Aspirasi Eko Enzime Nusantara

30 Juli 2024 oleh bali

Anggota DPD RI Perwakilan Bali atau Senator RI Gede Ngurah Ambara Putra, SH kembali menerima aspirasi dari organisasi Nirlaba bernama Eko Enzime Nusantara di Kantor DPD Bali, Selasa, 23 Juli 2024. Ngurah Ambara Putra mengatakan organisasi ini bertujuan untuk mengajak masyarakat saling peduli dan berbagi terhadap lingkungan dan bumi kita. Dimana organisasi ini telah dibentuk sejak tahun 2019 dengan visi mulia untuk mewujudkan bumi kembali indah dan lestari demi kelangsungan hidup umat manusia dan seluruh makhluk hidup. “Salah satu misi utama Eko Enzime Nusantara adalah mensosialisasikan eco enzim ke berbagai lapisan masyarakat,” kata Ngurah Ambara Putra sesuai apa yang disampaikan oleh tim organisasi Nirlaba bernama Eko Enzime Nusantara. Sembari menyampaikan organisasi ini juga berupaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mengelola alam dan sampah organik, khususnya dalam lingkup penggunaan eco enzim.Kedua, mengajak tempat-tempat usaha yang menghasilkan sampah organik, seperti hotel, restoran, supermarket, dan usaha lainnya, untuk membuat keputusan bijak dengan mengubah sampah organik tersebut menjadi eco enzim, bukan hanya dibuang begitu saja. “Langkah ini diharapkan juga dapat menjadi bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR, red) dari usaha-usaha tersebut,” ucapnya. Ngurah Ambara Putra juga menjelaskan dengan demi tersebarnya eco enzim dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik, diharapkan bumi kita dapat kembali indah dan lestari, memperhatikan keberlangsungan hidup umat manusia dan seluruh mahluk hidup. Sebagai anggota DPD RI yang dapat dilakukan antara lain pertama, mendorong regulasi dan kebijakan: Anggota DPD RI dapat nmengusulkan pembentukan atau perubahan regulasi dan kebijakan yang mendukung penggunaan eco enzim di berbagai sektor masyarakat. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan advokasi dalam forum DPD RI untuk merumuskan kebijakan yang memasyarakatkan penggunaan eco enzim. Kedua, memperjuangkan anggaran dukungan: Anggota DPD RI dapat memperjuangkan alokasi anggaran untuk program-program pendidikandan sosialisasi mengenai eco enzim, serta untuk mendukung inisiatif pemerintah dan masyarakat dalam memanfaatkan eco enzim secara luas. Ketiga, membangun kerjasama dengan instansi terkait: Anggota DPD RI dapat memfasilitasi pertemuan antara pengurus Eko Enzime Nusantara dengan instansi terkait, seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan aspirasi ini kepada gunernur dan bupati agar untuk mengalokasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka dalam menghasilkan eco enzim dari sampah organik yang dihasilkan. “Hal ini akan mendukung upaya pemerintah dan masyarakat dalam mengelola sampah organik dengan cara yang lebih berkelanjutan,” pungkasnya. Sumber: https://balipolitika.com/2024/07/23/senator-ngurah-ambara-terima-aspirasi-eko-enzime-nusantara/